I actually freaking love this show.. Especially their character development (as always hoho). Even though it can feel a bit childish or cringy, aku tau kalau itu tuh pasti ada alasannya tersendiri.
Ternyata everyone that got into the "digital circus" were all came from piece of human's memories (include personality, etc. abt this exact person), should i say from 'brain scanner'. Jadi, Pomni and more 'humans' that we knew were got dragged into this unimaginable world, hanyalah AI clone, a human clone. Dan hal yang selalu kepikiran dari awal tuh, "gimana cara mereka keluar?" Ya, gak bakalan bisa, karena wujud nyata mereka gak ada. Diri mereka yang bener² asli masih jalan, masih hidup di dunia nyata, as a normal human😞 Mereka yang asli gak pernah ngerasain tersiksanya di sirkus itu.
It's kinda sucks to hear that all of their usaha, kayak serasa sia² gitu.. Tapi aku inget juga, ini kan keinspirasi sama I have no mouth and I must scream, which the ending gak ada satupun yang bisa keluar, akhirnya juga pada mati di situ biar lepas dari siksaan, dan salah satunya kena cursed (kayak jax yang abstracted). Part paling kusuka dari last act ini, pas Caine balik, minta maaf, dan mulai perbaiki semua from telling them about the truth. Baru build up their trust with each other, jadi semakin deket dan itu jujur buat aku terharu. Gak bohong. Keinginan Caine kan jadi kewujud juga, dianggep, disayang🥹
And.. Genuinely sad, that their Bond as friends, cuma stay di dunia itu, bukan di dunia nyata huhuuu😭😭 —SORRY YAA YAPP WKWKW🫰✌️✌️