
앱에서 친구를 팔로우하고 소식을 받아보세요!
QR 코드를 스캔해보세요

앱에서 친구를 팔로우하고 소식을 받아보세요!
QR 코드를 스캔해보세요
전체 공개 ・ 06.15
2026.06.14 (Sun)
HASIL PEMBAHASAN 1. Pada struktur makro itu tema besarnya adalah urgensi keberlanjutan marga dalam masyarakat batak urban ditampilkan di film. Kenapa urgent? karena ibu mertua menginginkan keturunan dari minar untuk mencapai saur matua dan keberlanjutan marga. karakter: ibu mertua tujuan: saur matua halangan : terjadi perbedaan nilai antara minar dan ibu mertua minar = menganut nilai modern ibu = menganut nilai tradisional urgensi keberlanjutan marga dalam batak urban ini merupakan tema besar karena syarat untuk mencapai saur matua adalah ibu mertua punya cucu dulu. jadi buat dapet cucu ibu mertua mengontrol minar. representasi perempuannya dalam etnis batak adalah perempuan digunakan sebagai alat/syarat yang reproduksinya dikontrol untuk memenuhi espektasi adat 2. super struktur awal, tengah, akhir perempuan (minar) digunakan sebagai pengarah cerita. nah ini menampilkan relasi kuasa secara bertahap dimana perempuan secara konsisten ditempatkan dalam posisi subordinat. representasi perempuan dalam budaya batak adalah ketika konflik perempuan di tempatkan pada posisi subordinat tapi pada akhir film menunjukan bahwa perempuan ditempatkan untuk menerima kontrol sebagai bentuk cinta dan keharmonisan keluarga. jika film melegitimasi ketidaksetaraan gender maka akan berpotensi melanggengkan budaya patriarki 3. struktur mikro bahasa memperkuat patriarki dan melegitimasi kontrol dengan istilah istilah adat seperti “penerus marga”, “hutang marga” dan “saur matua” perempuan diharapkan untuk memenuhi harapan berdasarkan adat yang trus di ucapkan oleh ibu mertua. selain itu secara retoris grafis dan metafora semakin memperkuat relasi kuasa yang ditampilkan dalam film Secara keseluruhan film emang menampilkan budaya patriarki dan di tampilkan melalui 3 struktur itu. pada struktur makro tema besarnya udah jelas berkaitan dengan etnis batak. superstruktur alurnya juga menampilkan relasi kuasa secara bertahap dan menantu cenderung ditempatkan pada posisi subordinat. pada struktur mikro, bahasa juga semakin menguatkan nilai patriarki dalam keluarga batak urban.