sumpah ini salah satu film yang ANEH banget yang gue tonton 😭.
kaya instead of ngasih cerita yang gamblang, mereka nyampein semuanya dengan cara yang beda. visualnya estetik tapi tetap liar, koreografi transenya chaotic in a good way, dan musiknya bener-bener narik gue masuk ke dalam suasana. kayak... ikut pesta yang sama.
ini setting desanya fiktif, honestly geographically confusing, tapi aksen mereka justru kerasa banget. kaya campuran bekasi, depok, jawa, betawi. kerasa banget kalau Laksmi (Maudy) dan Bayu (Angga) beda daerah asal.
emang kayanya film ini sulit diterima semua orang. ritmenya di awal agak lambat, dan level anehnya bisa bikin sebagian penonton butuh waktu buat klik. beberapa teknis kurang rapih, tapi kayanya itu daya tariknya. dan dibalik semua keanehan itu, film ini surprisingly hangat. endingnya juga cukup satisfying.
overall, ini tipe film yang lebih terasa sebagai experience dan ide liar si wregas aja daripada sekadar tontonan. aneh, meriah, sedikit chaos, tapi justru itu yang bikin nempel.
kalau lagi bosan sama formula film yang gitu-gitu aja, Para Perasuk is worth diving into. preferably di bioskop biar sekalian ikut kerasukan.
