clovst4r's
점수 분석
4.8~5
4.3~4.7
0
0.7≤
0
~1.2
0
~1.7
2
~2.2
0
~2.7
5
~3.2
6
~3.7
51
~4.2
16
~4.7
6
≤4.8
gatau lagi... udh kyk baca buku harianku🙂👌🏻
0
after listening this masterpiece, should i re-read this manhwa??
0
FAVORITE ALL THE TIME!!!
0
“But the horror... The horror was for love. The things we do for love like this are ugly, mad, full of sweat and regret. This love burns you and maims you and twists you inside out. It is a monstrous love and it makes monsters of us all.” Crimson Peak menceritakan tentang kakak beradik, Thomas dan Lucille Sharpe, yang berusaha memanipulasi kehidupan seorang wanita kaya bernama Edith Cushing demi mendapatkan kekayaannya. Namun, di balik hubungan dan niat mereka yang terlihat sederhana, keluarga Sharpe ternyata menyimpan misteri kelam yang perlahan mulai terungkap setelah Edith tinggal bersama mereka di Allerdale Hall. Ekspektasiku sebelum menonton adalah film ini akan menjadi semacam dark romance yang dibalut dengan horror. Tapi setelah selesai menonton keseluruhannya, hal yang paling membuatku amazed justru adalah setting tempat dan visualnya yang luar biasa indah. Penggunaan warna merah yang begitu dominan, terutama ketika berpadu dengan salju putih, membuat film ini terasa sangat gothic, surreal, sekaligus seperti berada di dalam sebuah dark fairytale. Menurutku, film ini juga punya pace yang pas. Ceritanya nggak terasa terlalu lambat, tapi juga nggak terburu-buru dalam mengungkap misterinya, sehingga setiap bagian masih bisa diikuti dengan baik. Akting para aktor dan aktrisnya juga berhasil membuat karakter-karakternya terasa hidup, terutama bagaimana mereka membawa sisi emosional dan kegilaan dari hubungan keluarga Sharpe. Overall, aku benar-benar menikmati Crimson Peak. Film ini mungkin bukan horror yang akan membuatku ketakutan, tetapi atmosfer gothic, visual yang stunning, misteri keluarganya, dan konsep tentang bagaimana cinta dapat berubah menjadi sesuatu yang mengerikan membuat film ini jauh lebih menarik dari yang awalnya aku ekspektasikan. Definitely one of the gothic films I’d rewatch in the future.
0
kisah cinta howl dan sophie yang dikelilingi banyak sekali kutukan sihir. meskipun begitu karakter favorite ku calcifer!!!🔥
0
meskipun Chihiro sedikit penakut, tetapi dia berhasil menyelamatkan kedua orang tuanya dan juga menyelamatkan Haku dari jeratan Yubaba.
0
everything was fucked up. everyone in that story was insane. the plot also was peak but unhinged! everytime i'm trying to read that, i gasped... and at the end i questioning my insanity...
0
definisi film animasi yang indah. pertemuan yang indah. pertemanan yang indah. bahkan perpisahan mereka juga indah. dunia arrietty merupakan dunia yang berbeda dari manusia biasanya. arrietty menyebut dirinya dan sebangsa nya merupakan peminjam. dan sho yang merupakan manusia biasa, ia bersama dengan keluarganya secara turun-temurun mengetahui kehidupan mereka saling bersebelahan. namun meskipun begitu bangsa peminjam tentunya tahu jika manusia biasa merupakan musuh mereka, sudah banyak sekali bangsa peminjam yang hilang karena manusia biasa melihatnya. dan karena arrietty sudah bertemu dengan sho secara tatap muka, meskipun sho merupakan manusia baik hati, tetapi mereka harus mengikuti aturan yang sudah ada. mereka harus pindah untuk melanjutkan hidup. dan karena keinginan melanjutkan hidup yang kuat itu, sho akhirnya tersadarkan jika bertahan hidup merupakan hal yang terpenting. sho yang memiliki riwayat sakit jantung dan harus di operasi secepatnya, dia pun berakhir ingin berjuang di operasi itu berkat pertemuannya dengan arrietty. dan selamanya mereka berdua sama-sama akan mengingat pertemanan singkat mereka ini.
0
Film yang menceritakan perjalanan kepulangan Odysseus untuk kembali ke kerajaannya Ithaca dengan melewati berbagai tantangan hingga hampir 10th lamanya setelah berhasil memenangkan perang Troya. Ekspetasi sebelum nonton jujur udah berekspetasi tinggi karena ini diangkat dari novel klasik The Odyssey karya Homer yang emang sangat populer di kalangan para bookish. Apalagi ditambah sutradara nya dan juga banyak aktor/aktris yang udah ga perlu diragukan lagi kehebatan mereka. Dan after nonton the whole movie... Wow... Melebihi ekspetasiku sih. Untuk ceritanya sendiri sangat menarik. Alurnya maju-mundur sehingga kita yang belum pernah membaca novel aslinya tidak perlu bingung terkait cerita dibalik Perang Troya dan yang lainnya karena di film ini benar-benar menceritakan kenangan Odysseus dalam perang tersebut sekaligus perjalanan pulangnya. Menurutku pace nya cukup pas. Tetapi yang agak mengecewakan adalah ada beberapa hal yang di skip di film ini dari novel aslinya. Namun meskipun begitu, endingnya menurutku sangat pas dan tidak terlalu berlebihan. Karakter favoritku disini adalah Penelope. Aku suka banget sama Penelope yang bener-bener setia sama Odysseus. Dia rela nungguin suaminya sampai 20 tahun dan memimpin Ithaca sendirian. Kecerdikannya juga keren sih, dia diam-diam mengurai hasil tenun nya untuk memperpanjang waktu agar para peminang lainnya tidak bisa menunda pinangannya. Akting dari para pemeran ga perlu diragukan lagi sih. Ekspresi mereka bener-bener dapet banget apalagi Robert ngeselinnya ngeselin banget. Sedangkan Matt Damon keliatan capek dan pengen pulangnya tuh keliatan banget. Dari segi visualnya untuk sinematografi nya gila the best banget sih. Komposisi gambarnya cakep tata warnanya sesuai banget ngegambarin era Yunani banget. Dan aduh... masih amaze banget sama tim produksinya apalagi Christopher Nolan meminimalisir penggunaan CGI. Padahal ini kan novel fiksi, latar belakang Yunani, penuh makhluk mitologi. Aduh sampe ga bisa berkata-kata dengan film ini asli. Kemudian untuk music sound nya cakep asli. Background music nya pas. Sound effect apalagi yang bagian tali busurnya dipetik sama Odysseus wkwk sampe terngiang-ngiang suaranya. Dan satu lagi sound yang di scene Polyphemus nangis teriak-teriak setelah ditusuk matanya itu gila, merindingnya sebadan-badan sih aku. Overall sangat worth it untuk ditonton. Minusnya kalo nggak awam sama nama-nama Yunani agak belibet ngehafalin siapa mereka-merekanya.
0
What began as a dream of becoming a witch led her to a new world, countless adventures, and people who came to love her. Menurutku anime ini cukup menarik karena biasanya kalau magic itu kan biasanya menggunakan spell gitu atau langsung keluar sesuai yang diinginkan witch-nya, tetapi kalau anime ini justru witch-nya harus ngegambar dulu dengan pena dan tinta khusus. Bener-bener baru sih konsep ini menurutku. Dan juga aku suka banget dari anime ini karena Qifrey selaku guru dia berlaku selayaknya guru yang sangat menyayangi dan melindungi muridnya dan tentunya nggak aneh-aneh gitu. Jujur aku sering banget berhenti di tengah jalan buat nonton anime kalo udah menyimpang terkait trope2 yg aneh. Tapi anime ini bersih banget?! Konteks anak-anaknya diceritakan selayaknya anak-anak, dan ini termasuk poin plus sih. Overall aku sukak banget dan bakal nunggu season ke-2 nya karena ending dari season 1 ini nge-gantung banget huhuuu. Untuk graphic animasinya jangan ditanyakan lagi, karena uwahhh sekaliiii.... Judul Lain = Witch Hat Atelier E1/8 | E2/8 | E3/9 | E4/8 | E5/9.5 | E6/8 | E7/8.5 | E8/8 | E9/8.5 | E10/8.5 | E11/8.5 | E12/8 | E13/8.5
0
She only wishes to love and be loved, yet the blessing she once thought was a curse binds her to two men and a fate destined to end in death. Karakter utama dalam manhwa ini bernama Reniae yang merupakan seorang budak yang mendapat berkat dari Dewi Inanna yang berbunyi, “I see two men, deeply in love with you. Two men whom you shall love deeply. Two men who shall end your life. Two men whose lives you shall end.”. Berkat yang dia terima saat kecil tersebut ia anggap sebagai kutukan. Jadi sepanjang hidupnya dia memiliki kemampuan menarik laki-laki tanpa dia perlu berusaha tetapi karena dia hanya seorang budak hal tersebut justru membawanya ke kehidupan yang penuh bahaya dan manipulasi. Sesuai dengan berkat dari Dewi Inanna dia bertemu dua laki-laki yang bernama Gizzida dan Kun. Diantara kedua laki-laki itu lah kehidupan Reniae menjadi berliku-liku dan dia selalu diambang bahaya akan kematian. Manhwa ini punya world building yang epic banget menurutku, tetapi world building nya juga didasari dengan rasis karena kaum berkulit putih dengan rambut blonde disebut sebagai keturunan Tuhan sehingga mereka hidup di kuil dan dianggap sebagai pendeta yang suci. Sementara kaum berkulit eksotis dianggap sebagai barbarian/beast yang hidup jauh di tempat yang tandus. Namun yang aku highlight di manhwa ini adalah penggunaan ancient mythologies seperti dewa-dewi yang membuat world building nya terasa begitu nyata bener-bener ngebuat manhwa ini lebih terasa angst nya. Apalagi FL, Reniae merupakan seorang yang mendapat berkat seperti kutukan itu membuat manhwa ini terasa kompleks. Belum lagi artstyle nya yang cakep banget dan latar belakangnya pun disesuaikan untuk mendukung alur cerita yang bagus ini. Kekurangannya cuman satu sih, endingnya. Aduh meskipun happy ending tapi kecewa banget karena sampai akhir author nya tetep rasis dan setelah aku baca reviewer lainnya juga kecewa terhadap ini sih. But overall untuk manhwa dibawah 100 chapter ini BAGUS BANGET!!! Genre : fantasy - romance - historical - mythological fantasy
0
She gets a second chance to rewrite her fate, only to realize that changing her life can also mean helping other women reclaim the right to choose theirs. Bianca de Arno merupakan tokoh utama manhwa yang dikenal sebagai countess yang kejam dan sangat boros hal itu lah yang membuat dirinya berakhir sengsara pada kehidupan pertamanya. Dan saat dia mendapatkan kesempatan untuk regresi di kehidupan keduanya, dia bersumpah untuk mengubah takdirnya sendiri dengan mencoba melakukan perubahan sedikit demi sedikit baik dari perilaku dan perkataannya. Dengan pengetahuan yang dia ketahui di kehidupan pertamanya, dia melakukan banyak sekali pergerakan untuk mengubah jalan takdirnya. Dan berkat itu juga, hubungannya dengan Zachary, suaminya pun ikut berubah, dari yang awal mereka bahkan tidak bisa saling bicara satu sama lain berakhir dengan saling memahami. Menurutku, Bianca de Arno ini merupakan FL yang cerdas dan perkembangan karakternya cukup bagus. Bianca jadi salah satu FL favoritku karena aku merasa dia bisa mencari cela dan mengubahnya menjadi kesempatan yang nggak hanya buat dirinya sendiri tetapi juga buat orang lain. Dan yang perlu aku highlight disini, aku merasa meskipun tujuan awal Bianca adalah untuk tidak membiarkan Zachary mati karena perang, tetapi tindakan yang dia lakukan juga memotivasi wanita-wanita yang berada dalam kondisi yang sama sepertinya yang melakukan ‘marriage of convenience’ agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Selain wanita-wanita yang terjebak dalam kondisi itu, dia juga memotivasi wanita-wanita lainnya agar tidak terjebak dalam siklus ‘marriage of convenience’ sehingga mereka bisa memiliki hak atas hidup mereka sendiri. Oh ya manhwa ini sebenernya berisi 95 chapter aja untuk inti ceritanya dan ada 50-an chapter untuk spin-off nya, dan isi dari spin-off nya ya berisi cerita dimana pengaruh Bianca kepada orang-orang terdekatnya. Dan kalo aku boleh jujur ya, aku ngerasa meskipun itu spin-off tapi plotnya juga ga main-main, malah berasa baca inti manhwa juga tapi dari pov orang selain FL nya. Overall suka banget sama manhwa ini, dan aku lagi nimbun chapter juga karena udah rilis sequel kedua nya hehe. Judul lain : The Wedding Business Genre : Drama - Fantasy - Romance
0
as a curious goldfish embraces the human world, those who love her must learn that true care cannot exist without trust. film ini menceritakan perjalanan Ponyo yang merupakan magical goldfish yang bisa berubah menjadi anak kecil ke dunia manusia. dalam perjalanannya itu, ia tidak mendapatkan persetujuan dari ayahnya, Fujimoto, karena ayahnya tidak percaya terhadap manusia dan menganggap dunia manusia berbahaya. meskipun begitu, Ponyo tetap kabur dan saat dia muncul di permukaan, dia bertemu dengan seorang anak kecil yang bertempat tinggal di mercusuar pulau, Sosuke. Sosuke sendiri memiliki lingkungan keluarga yang penuh kasih sehingga hal itu membentuk cara ia memperlakukan Ponyo dengan tulus. oleh karena itu, Ponyo pun merasa nyaman berada di sisi Sosuke dan mulai tumbuh keinginan kuat Ponyo untuk hidup bersamanya. dan keinginan tersebut ternyata membawa banyak sekali tantangan, baik dari lingkungan maupun dari ayahnya sendiri. tak hanya itu, Ponyo dan Sosuke juga harus membuktikan ketulusan mereka di hadapan Granmamare yang merupakan ibu Ponyo. usaha keduanya akhirnya membawa mereka berhasil melewati itu semua dan berakhir mendapatkan kepercayaan dari kedua orang tua Ponyo agar Ponyo bisa hidup bersama dengan Sosuke. menurutku film ini meskipun animasinya terbilang hangat, tetapi bisa menyoroti bagaimana dinamika hubungan orang tua dan anak dan juga menyoroti bahwa setiap pilihn memiliki konsekuensi yang harus diperganggungjawabkan.
0
niat re-watch ini karena udah lama ga nonton film ghibli studio. eh malah keinget Jun pernah cosplay Howl😭 jadinya nonton ini ngebayangin Jun mulu astagaa... "tanggung jawab Jun, balikin otak gw ke settingan awal sebelum tau lu cosplay ini astagaaaa"😭
3
the whole scene was so sweetttttt🤭 banyak extra scenes nya aakkk makin sukakkk dan juga aku ngerasa monolog nya Aleksander makin puitis😭 [scene 44] THE BATHROOM SCENE! WHAT THE HELL🥴
0
edisi re-watch. bener2... sekocak itu tim produksi nya🤣 masih ga expect seventeen sm youngji udah kyk saudaraan sm eggs is coming🤣
0
kyungsoo ketagihan taco sementara kwangsoo udah muak sm taco🤣👌🏻
0
re-watch ini karena ada series GRGB yang baru wkwk
0
[scene 19] baper banget asli wkwk🤭 aleksander lu ga bisa boong kalo lu udh fallin in love with Emma wkwk [scene 23] I BELIEVE THAT I'M THE LOSER OF THIS GAME😭 [scene 25] I MEAN?! THE AUTHOR NOTES😭👌🏻
0
i mean... Sir Ian Connor🥵 THE WHOLE STORY WAS A PEAK🤯 and i got shocked when Rosen turn to be a real witch🧙🏻
0