elc1112's
점수 분석
0
0.7≤
1
~1.2
0
~1.7
0
~2.2
0
~2.7
5
~3.2
2
~3.7
12
~4.2
12
~4.7
22
≤4.8
4.8~5

iKON 2018 CONTINUE Tour in Jakarta
콘텐츠
📍 Tennis Indoor Senayan penyemangat skripsi aku, dulu pernah mikir pokonya sebelum konser ini terlaksana aku harus beresin skripsiku dulu biar tenang. Alhamdulillah banget tercapai setelah dikebut dan senang karena masih OT7 disini, meraaah banget ini tendoor membara sayangnya disini hp aku rusak, jadi meskipun berdiri depan barikade 😌 fotonya pada ngeblur, tapi gapapa lah biar aku ingat semua dalam ingatanku aku di barikade banget padahal tapi ga banyak ambil dokumentasi karena hpnya rusak, padahal ini konser ikon pertama aku karena funfactnya pas mau nonton konser pertama ikon ke Indonesia (ikoncert showtime 2016) ternyata tanggal konsernya sama kaya tangga nikahan kakak kandungku 😭 disuruh dijual lah pastinya sama bapak
0
0
1
0
beberes isi lemari sambil dengerin ini on loop aseeeek banget 🥰
0
0
I bet you thought your life would change But you're sat on a train again Your memories are sceneries For things you said but never really meant You build it to a high to say goodbye Because you're not the same as them But your death, it won't happen to you It happens to your family and your friends I pretend
0
0
greget banget ini film, makanya komunikasi!!!!!!! argh
0
0
📍 Beach City International Stadium, Ancol diajakin nonton roc sama sepupuku, awalnya ga begitu suka tapi ternyata aku udah tau banyak lagu lagu dia tanpa aku sadari. trus sekarang jadi salah satu band kesukaan aku nonton roc ini salah satu pengalaman konseran terbaik, apalagi di akhir acara alex minta kita semua simpen hp dan lompat bareng bareng itu peak moment banget sih. ditambah di Indonesia dia bawain one in a million <3
0
📍 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta datang sendirian lagi, mereka cantik cantik semua. part paling seru pas lagu jump dibawain sama di Indonesia rose nyanyiin number one girl bikin kita semua nyanyi bareng
0
rectoverso diartikan sebagai dua hal yang terlihat terpisah tetapi sebenarnya satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, sama seperti halaman depan (recto) dan halaman belakang (verso) dari selembar kertas. rectoverso sendiri adalah karya hibrida dari dewi lestari (dee), dimana 11 media sastra (buku kumpulan cerpen) dan 11 media audio (album musik) dibuat saling berkaitan, bahkan rectoverso juga sudah diabadikan karyanya menjadi sebuah film layar lebar, di luar sana banyak juga yang membuatnya dengan bentuk lain seperti puisi / musikalisasi puisi. banyak yang bisa dibahas dari karya ini, kalau kita bilang rectoverso bisa jadi membicarakan soal cerpen ataupun musiknya, yang ingin aku bahas kali ini adalah lagu aku ada di album rectoverso. 4 tahun lalu aku tidak ingat pernah meninggalkan tulisan seperti pada gambar ini di lagu aku ada, kalau difikir fikir aku sudah tidak bisa mengingat nuansanya, mungkin itu fungsinya jurnal seperti ini ya supaya kita tidak kehilangan setiap perjalanan kita. tapi bagaimanapun, lagu ini tetap masterpiece, dewi lestari memang seorang jenius sastra.
0
CHAPTER 4 ---- AKU ADA Pesan ini akan tiba padamu, entah dengan cara apa. Bahasa yang kutahu kini hanyalah perasaan. Aku memandangimu tanpa perlu menatap. Aku mendengarmu tanpa perlu alat. Aku menemuimu tanpa perlu hadir. Aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa, karena kini kumiliki segalanya. Kupandangi langkahmu yang ringan dan tampak seperti melayang, berjalan dengan irama konstan. Engkau tak seperti orang yang berjalan di atas pasir, yang kebanyakan tampak berat dan canggung. Barangkali karena telah ratusan kali kau lakukan itu; menyendiri di tepi pantai, menyusuri garisnya seperti merunut urat laut. Tapak kakimu sudah tahu bagaimana bersahabat dengan pasir yang kadang menggembung dan kadang mengempis dimainkan napas ombak. Matamu mencari bola merah yang disembunyikan arakan awan mendung. Sesekali kau buang pandangan ke arah lain, sekedar meyakinkan kau tak sendiri di dunia ini, karena seringnya engkau berharap demikian. Sesekali pula kau buang pandangan ke belahan langit di bahu kananmu, yang berwarna-warni antara ungu, biru, dan abu, yang menggetarkanmu sama hebatnya dengan bola merah yang kau telisik dari tadi. Pesan itu akan tiba padamu, batinku. Namun entah dengan cara apa. Seseorang tampak berlari menyusulmu, meneriakkan manamu keras-keras hingga kau tak punya pilihan selain menoleh. Seketika wajahmu berubah, rona yang kuhafal dan tak kusangaka akan kembali lagi. Aku ingin meneriakkan bahagia ini, tapi entah dengan cara apa. Perlahan kulihat awan mendung bergeser, menyeruakkan mentari yang kau cari. Dan kulihat engkau kian berseri. Senjamu kian sempurna. Dia, yang kau cinta, tampak berkilau disiram cahaya jingga. Kalian berdua menghambur, mendekap erat satu sama lain hingga kakimu melayang di udara. Rasa hangat ketika kedua tubuh bertemu, rasa lengkap ketika dua jiwa mendekat, rasa rindu yang tuntas ketika kedua pasang mata menatap. Aku merasakannya. Entah mengapa aku bisa. Lelaki itu bertanya, kapan engkau pulang. Ia sudah menyiapkan makan malam, lengkap dengan lilin aromaterapi dan servis relaksasi melalui jemarinya yang apik. Matamu berninar, memantulkan semburat jinngga di langit dan semburat cinta di langit hatimu. Namun kepalamu menggeleng, dan kau berkata : sebentar lagi. Kau masih ingin disana, menunggu hingga senja tamat ditutup malam. Lelaki itu mengangguk mantap. Ia tahu kemana hatimu berlabuh, dan kemana sesekali hatimu berlayar. Ia menengadah ke atas untuk menemukan bulan pucat yang sejenak lagi benderang dan menyinari langkahmu pulang. Ia lalu berbalik setelah mengecupmu di kening. Kau menunggu punggungnya kabur dari pandangan sebelum kembali melanjutkan langkah-langkahmu di atas pasir. Perjalanmu di batas dua dunia. cerah senja di kiri dan redup malam di kanan. Dan aku memendangi sapuan ombak yang datang menghapus segala jejak, kecuali milikmu, karena tinggal kau yang terus melangkah. Tak ada jejakku di sampingmu. Tak ada siapa-siapa. Namun aku merasa kita melangkah bersama. Entah bagaimana bisa begitu. Sudah jarang kulihat kau menangis, tapi matamu terus bertanya. Bahasaku yang cuma rasa susah melekat pada kata, tapi aku tahu apa yang kau tanya, dan aku tahu apa jawabannya. Tinggal cara yang masih menjaga rahasia. Di titik yang selalu sama, tempat karang kecil yang menggunduk sedemikian rupa sehingga pas diduduki satu orang saja, langkahnu berhenti. Kau duduk menghadap lautan, memandangi gumpalan-gumpalan awan yang seolah disedot horizon. Napasmu mulai teratur, dan dudukmu mulai kaku seperti orang sembahyang. Seperti ingin selaras dengan ombak yang kian pasang, napasmu kian panjang, hingga di satu titik berubah memburu. Terjadi gemuruh di lautan hatimu. Tiba-tiba kau melorot dari karang itu, tersungkur menghunjam pasir. Punggungmu berguncang. Aku tahu apa yang terjadi, aku tahu apa yang kau tangiskan, aku tahu apa yang bisa menghiburmu, tapi cara itu masih jadi rahasia. Lalu kau berlari menuju ombak, membawa perasaan seberagam langit saat senja ; antara duka, murka, dan cinta yang entah harus dibuang kemana. Saat itu kau ingin bergabung dengan awan yang terhipnotis masuk ke dalam rekahan ufuk barat. Dan berenang saat laut pasang mendadak menjadi pilihan yang masuk akal bagimu. Ingin rasanya aku ikut berlari, berteriak agar kau kembali, mencengkeram bahumu agar kau tahu aku disini. Namun bahasaku tinggal rasa. Dan entah bagaimana caranya agar rasa bisa bersuara jika raga tak lagi ada. Aku hanya ingin merengkuhmu. Adakah engkau tahu? Aku ada. Setahun sudah sejak kau mencatat tanggal kepergianku, dan memang aku tak pernah kembali dalam bentik yang harapkan. Namun adakah engkau tahu? Aku masih ada. Meski mendapatkanmu seperti lawatan ke museum tempat segala keindahan dikurung etalase kaca hingga berlapis saat disentuh, aku tetap merasa utuh. Percayakah kamu? Aku selalu ada. Ke dalam perasaan inilah engkau akan bermuara, ke dalam perasaan inilah engkau akan pulang dan bertemu aku lagi. Dan perasaan itu dapat engkau nikmati sekarang, di dalam hati. Tanpa perlu mati. Sekarang. Dengarkah kamu? Aku ada. Aku masih ada. Aku selalu ada. Rasakan aku, sebut namaku seperti mantra yang meruncing menuju satu titik untuk kemudian melebur, meluber, dan melebar. Rasakan perasaanku yang bergerak bersama alam untuk menyapamu. Kayuhanmu tahu-tahu berhenti. sudah jauh engkau berenang meninggalkan pantai, basah kuyup dan megap-megap. Namun tiba-tiba kau tergerak untuk diam, merasakan ombak yang dengan aneh mengembalikanmu mundur. Semakin kuat kau mengayuh, kau malah semakin mundur ke pasir tempat kau melangkah. Perlahan kau berdiri, menatap laut dengan tatapan asing seolah itu pertemuan kalian yang pertama kali. Setengah mati telah kau lawan lautan untuk mencari jawab atas amarahmu pada kematian, dan dengan sabar bagai ibunda menimang anaknya yang meraung murka agar kembali tenang, lautan mengembalikanmu kembali ke tepiannya. Seolah berkata, belum saatnya. Tempatmu di sana. Kembalilah ke pasir tempat jejak-jejakmu tersimpan, kembali padanya yang menentimu dengan senyum sayang. Seberaneka warna langit, muncul aneka ekspresi pada mukamu. Matamu berkaca-kaca, bibirmu tersenyum, lalu kau mulai menangis sambil tertawa. Aku tahhu apa yang kau sadari, aku tahu apa yang kau syukuri, dan kini aku tahu cara berbicara denganmu. Pesan ini akhirnya tiba. Saat pasir tempatmu berpijak pergi ditelan ombak, akulah lautan yang memeluk pantaimu erat. Akulah langit beragam warna yang mengasihimu lewat beragam cara. Engkau hanya perlu merasa dan biarkan alam berbicara. Air matamu bercampur dengan jejak air laut. Tawa cerahmu bercampur dengan sengguk tangis. Namun matamu tak lagi bertanya-tanya. Hari ini engkau akan pulang untuk makan malam, bercinta dengan yang kau cinta ditemani cahaya dan wangi lilin aromaterapi. Engkau tersenyum bersama segenap jiwamu, karena hari ini kita sama-sama mengetahui satu rahasia : Cinta adalah aku, Cinta adalah engkau, Cinta adalah dia, dan Cinta tak pernah mati. Sekalipun jasadku sudah.. Dengan mulut setengah dibekap, kau membisikkan satu kata yang pernah menjadi namaku,......................... Kali ini kau tidak mengucapkannya seperti perpisahan, bukan juga perjumpaan, melainkan sebuah kesadaran. Rahasia kecil kita berdua : Aku tahu engkau tahu aku ada.
0
pernah salah menaruh seseorang dalam lagu ini. lagu ini SAKRAL dengan kedalaman maknanya ya gak boleh naro orang sembarangan kecuali memang itu jodoh kita 😠
0
makna lagunya sebenernya 1112 sama lagu day6 - congratulations pertama denger pas moment konser lany a beautiful blur jakarta, semua orang nyanyiin lagu ini sambil teriak emosional, ini lagu SINTINGGGG sarkas dan amarahnya dapet banget. cocok didenger buat orang yang baru putus / disakitin. salah satu lagu yang paling aku suka dari band ini
0
📍 Tennis Indoor Senayan depan barikade lagi hehehe, ditawarin sama sepupu untuk take over tiket jastip karena katanya gabisa hadir dan dia dapet QN kecil. lagi lagi BERUNTUNG banget dapet lucky draw signed poster, dapetnya rami pula 😍 pada cantik cantik banget semuanya, sebenernya disini baru mulai kepoin mereka pas baru dapet tiket, baru hapal chiquita ahyeon sama rami. ternyata lagunya enak enak
0
📍 Tennis Indoor Senayan Konser solo pertama mereka setelah keluar dari YG Entertainment dan bergabung dengan 143 Entertainment. Setelah hanbin gak ada, dan dengan lagu lagu baru mereka ternyata aku masih sayang iKON dan mereka masih bisa ngasih lagu yang gak kalah bagusnya. bangga banget sama anak anak iKON <3 dapet depan barikade lagi 😌 thanks to sepupuku yang jago war itu karna selalu dapat qn kecil
0
📍 The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan nonton sendirian tapi kali ini sudah berpengalaman 😌 gimana ya bilangnya... hanbin bening banget, badannya bagus, pinter dance lagunya enak, suaranya juga gak perlu diraguin lagi. beli kategori paling mahal (hype up) dapet benefit soundcheck, 20:1 (Group Photo), official poster acara, dan hi touch! AKU SALAM SAMA HANBIN 😭😭😭😭😭 ditambah ada guest starnya LEO yang sekarang gabung di grup ald1
0
📍 Beach City International Stadium, Ancol lagi lagi nonton depan barikade, fanboy sebelahku di notice sama cl berasa kaya mimpi gak sih kalau difikir-fikir, bagaikan bangkit dari kubur ya secara udah lama banget mereka pisah tiba tiba reuni dan konser lengkap ngobatin inner child kita yang kangen sama lagu lagu banger mereka 😭 minzy suaranya semantep itu harus berpisah, untung park bom moodnya lagi bagus, cl gausa ditanya auranya ga main main, sandara tetep awet muda bagai vampir
0
📍 Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran H- sekian konser tiba tiba temen kantorku ngirim ke grup nawarin siapa yang mau tiket lalala fest GRATIS dan boleh bawa teman maksimal 3 orang, aku yang tanpa fikir lama langsung chat personal dan minat banget buat nonton day 3 bareng sama temenku 1 orang karena sepupu dan 2 temanku yang sebelumnya nonton bareng di day 2 gabisa ikut. tiket section biasa tapi bayangin bisa gratis nonton H2H, TINASHE, YUNG KAI, KESHI DAN BLACK EYED PEAS mana di tahun 2025 itu lagi trend tiktok rock tour body. meskipun langsung pulang ke subang dari jakarta pakai travel karena besok paginya harus kerja lagi 😭
0
📍 Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran setelah kembali menjadi penikmat musik LANY, pas lalala fest ngumumin kalau mereka bawa lany sebagai headliner dengan gercep aku dan sepupuku beli tiket vipnya biar bisa dapet experience terbaik di depan. kali ini aku sudah aga hapal ya lagu lagu baru mereka jadi pengalaman ngonsernya makin enak banget apalagi liat paul yang bener bener di depan mata woy aku depan barikade 😭 gak banyak yang ditonton di day 2, pertama kali dengerin alina barraz yang ternyata enak juga dan do as infinity yang nyanyi ost naruto bikin nostalgiaan banget.
0
📍 Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD CITY album terbaik, era terbaik. iconic, fenomenal, energi dan semuanya sempurna. 10/10 gak ada fancam karna saking serunya
0